Novel ini mengisah kehidupan sebuah keluarga besar yang tiba-tiba harus "kehilangan" tokoh ibu dan kakek. Dituturkan secara rinci, dengan bahasa Indonesia yang sangat rapi dan terjaga. Tokoh-tokohnya hidup dan berkarakter. Setiap persoalan dihadapi secara dingin, penuh kesabaran, dan dalam semangat musyawarah. Cerita ini merupakan sebuah potret keluarga Islam yang sejuk, terbuka, menyengangkan.
Novel ini mengikuti alur sederhana: liburan ke rumah keluarga di pedesaan. Di sanalah sang tokoh utama, Fifi, dapat menemukan jati dirinya dan kesadaran untuk selalu bersyukur kepada Tuhan atas setiap anugerah - dua hal yang nyaris hilang karena kehidupan kota besar yang sepi. Desa telah mengubah Fifi menjadi gadis yang lebih sopan dan berkerudung. Keunggulan cerita ini terutama karena kesederh…
Kisah keluarga yang baru saja menyapai harmoni ini harus berakhir dengan kematian salah seorang anggota keluarganya karena kecelakaan lalulintas .adiknya tak sempat menyerahkan kado ulang tahun yang telah disiapkannya sebuah melodrama yang ditulis dengan deskripsi metaforis dan puitis.