Text
Di bawah kaki Pak Dirman
Di dalam kumpulan cerpen itu terdapat delapan buah cerpen yang berjudul "Pertemuan", "Turunan-Turunan Bangsawan", "Debu Berembun Dilabuh", "Di Bawah Kaki Pak Dirman", "Malam Abstrak", "Repo dan Lusi", "Orang—Orang Gila", dan "Penyelundup Risau". Cerpen-cerpen tersebut merupakan karya-karya Nasjah Djamin yang ditulisnya antara tahun 1960 dan 1961 yang diterbitkan dalam majalah-majalah populer, seperti Minggu Pagi dan Terang Bulan. Sebagian besar kisah di dalam kumpulan cerpen itu berasal dari kisah kehidupan yang berlangsung di sepanjang jalan Malioboro, Jogyakarta sekitar tahun 1950-an. Saat itu revolusi fisik di Indonesia baru saja berakhir. Sisa-sisa kebanggaan dan kesakitan revolusi masih terlihat jelas. Oleh sebab itu, kisah-kisah di dalam kumpulan cerpen itu seperti karya sastra lainnya yang berbentuk sajak, novel, dan drama secara jelas menggambarkan segala suka dan duka revolusi.
Tidak tersedia versi lain