Text
Pak Dullah in Extremis: Drama Satu Babak
Tak peduli. Aku ingin memprotes. Aku meski memprotes. Dan ini caraku memprotes, sesudah cara-cara lain tidak mempan.-Memprotes apa?- Memprotes segala yang mengecewakan hati, yang mematahkan hatiku selama ini.Pak Dullah memutuskan bunuh diri sebagai bentuk protes terhadap kehidupan yang mengecewakannya. Penyakit yang telah melumpuhkan ke-aku-an dirinya mengantarkan pada kecurigaan-kecurigaan yang bukan tanpa alasan kepada istri dan menantunya. Adegan-adegan yang berkelindan antara realitas alam nyata dan realitas alam pikiran, meneguhkan tekad Pak Dullah untuk memprotes kehidupan dengan jalan meminum racun tikus. Pada ketika itulah muncul dirinya yang lain melalui sosok Pak Dullah II.Drama satu babak karya Achdiat K. Mihardja akan membawa Anda ke dalam dialog Interpesonal yang merupakan panggung utama dari lakon ini.
Tidak tersedia versi lain