Buku ini membahas tentang alat-alat penjaja tradisional yang ada di kota Jakarta, serta kegiatan para penjajanya dalam usaha menjajakan barang dagangannya, termasuk juga didalamnya pembahasan mengenai bahan dan alat yang digunakan, kelengkapannya, cara menjajakannya, aktivitas menjajakannya, symbol-simbol yang digunkan serta modal dasar dalam melakukan penjajakan tersebut. Hal ini merupakan sua…
Penelitian, pencatatan, dan pendokumentasian pakaian adat tradisional daerah adalah suatu upaya untuk mengidentifikasi kernbali jenis-jenis pakaian yang dipakai secara turon temurun oleh masyarakat suatu sukubangsa. Di lain pihak pakaian tradisional sudah jarang dipakai orang, seperti di daerah Kalimantan Selatan ini. Padahal pakaian tradisional adalah jenis busana yang mencerminkan nilai-nilai…
Berdasarkan evaluasi perkembangan desa yang dilaksanakan secara berkala setiap tahun cukup menggembirakan. Sejak tahun 1974 sampai dengan 1978, jumlah desa swadaya makin berkurang. Sementara itu , proporsi desa swakarya dan desa swasembada makin besar. Perkembangan ini nampaknya sejalan dengan makin terbukanya isolasi daerah terpencil karena masuknya transmigrasi ke daerah ini. Pada tahun 1974 …
Dengan menelaah berbagai masalah di atas maka terasa betapa pentingnya untuk diadakan inventarisasi dan Dokumentasi tata rias pengantin daerah yang dikenal oleh masyarakat di seluruh pelosok Nusantara, khususnya tata pengantin daerah dari suku-suku bangsa di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam penulisan ini ditetapkan 5 kelompok etnis untuk mewakili kelompok-kelompok etnis yang ada di Nusa T…
In line with population growth and increasing status. The city of Semarang is experiencing a twin development process, namely expanding its area outwards and improving facilities within the city itself. However, the pace of improving these facilities is not as fast as the rate of population growth. As a result, on the one hand, residential complexes emerge with increasingly perfect facilities, …
Buku "Sidang Kabinet Terakhir Orde Baru - 12 Jam Sebelum Presiden Soeharto Mundur" kembali mengungkapkan peran yang dimainkan oleh BJ Habibie - kali ini bersama 14 tokoh lain yang pada waktu itu menjadi menteri - pada momen historik 20 Mei 1998. Sebagaimana penuturan sejarah lainnya, potensi perbedaan pandangan juga mungkin dipicu oleh buku ini. Saya kira itu wajar saja. Tetapi bahwa buku in…